Sabtu, 14 Agustus 2010

Love is Love











Sejak semula,keluarga si cantik tidak menyetujui hubungannya dengan sang pemuda.Mereka mengajukan alasan mengenai latar belakang keluarga si pemuda,dia akan menderita seumur hidupnya,penderitaan yang mungkin tak dapat ia tanggukan.



Karena tekanan dari keluarganya,si cantik jadi sering bertengkar dengan pacarnya.Si cantik itu benar-benar mencintainya,dan dia terus menerus bertanya,"Seberapa besar kamu mencintaiku?"sang pemuda tidak begitu pandai berbicara,dia selalu membuat si cantik marah. Dan komentar komentar dari orangtuanya membuatnya bertambah kesal.Sang pemuda selalu menjadi sasaran pelampiasan kemarahannya.Dan sang pemuda selalu membiarkannya melampiaskan kemarahannya kepadanya.





Setelah beberapa saat,sang pemuda lulus dari perguruan tinggi.Ia bermaksud meneruskan kuliahnya ke luar negeri,tapi sebelum ia pergi,dia melamar si cantik."Saya tidak tahu bagaimana mengucapkan kata-kata manis,tapi saya tahu bahwa saya mencintaimu.Jika kamu setuju,saya ingin menjagamu seumur hidupku.Mengenai keluargamu,saya akan berusaha keras untuk meyakinkan mereka agar menyetujui hubungan kita.Maukah kamu menikah denganku?"








Si cantik setuju,dan keluarganya setelah melihat usaha dari sang pemuda,akhirnya merestui hubungan mereka .Sebelum pemuda itu berangkat,mereka bertunangan terlebih dahulu.Si cantik tetap tinggal di kampung halaman dan bekerja,sementara sang pemuda meneruskan kuliahnya di luar negeri.Mereka melanjutkan hubungan mereka melalui surat dan telepon.Kadang-kadang timbul kesulitan.Tetapi mereka tidak menyerah terhadap keadaan. Suatu hari,dalam perjalanan ke tempat perhentian bus sepulang dari kerja,si cantik tertabrak mobil hingga tidak sadarkan diri.Ketika siuman,dia melihat kedua orang tuanya dan menyadari betapa beruntungnya dia dapat selamat.Melihat air mata orang tuanya,dia berusaha untuk menghibur mereka.Tetapi dia menemukan bahwa dia tak dapat berbicara sama sekali.Dia bisu.Menurut dokter kecelakaan tersebut telah mencederai otaknya,dan itu menyebabkan bisu seumur hidupnya.Mendengar orang tuanya membujuknya,tapi tidak dapat menjawab sepatah katapun,si cantik tersebut pingsan.


Sepanjang hari si cantik hanya dapat menangis dan membisu.Ketika akhirnya dia boleh pulang dari RS,dia mendapati rumahnya seperti sedia kala.Hanya jika telepon berdering,dia menjadi pilu.Dering telepon telah menjadi mimpi buruknya.Dia tidak dapat memberitakan kabar buruk tersebut kepada pacarnya dan menadi bebannya.Dia menulis sepucuk surat untuknya,memberitahukan bahwa dia tidak mau lagi menunggunya.Hubungan antara mereka sudah putus,bahkan dia mengembalikan cincin pertunangan mereka. Mendapat surat dan telepon dari si pemuda,ia hanya dapat menitikkan air mata saja.Ayahnya tidak tahan melihat penderitaannya,dan memutuskan untuk pindah.Berharap bahwa dia dapat melupakan segalanya dan menjadi bahagia.


Pindah ke tempat baru,si cantik mulai belajara bahasa isyarat.Dia berusaha melupakan sang pemuda.Suatu hari sahabatnya memberitahukan bahwa pemuda itu telah kembali dan mencarinya kemana-mana.Dia meminta sahabatnya untuk tidak memberitahukan dimana dia berada dan menyuruh pemuda itu untuk melupakannya..Lebih dari setahun,tidak terdengar lagi kabar pemuda itu sampai akhirnya sahabat si cantik menyampaikan bahwa sang pemuda akan menikah dan menyerahkan surat undangan.



Dia membuka surat undangan itu dengan hati pedih,dan menemukan namanya tercantum dalam undangan,sebelum dia sempat bertanya kepada sahabatnya,tiba-tiba sang pemuda muncul di hadapannya.Dengan bahasa isyarat yang kaku,ia menyampaikan bahwa,"Aku telah menghabisakan waktu lebih dari setahun untuk mempelajari bahasa isyarat,agar dapat memberitahukan kepadamu bahwa aku belum melupakan janji kita,berikan aku kesempatan,biarkan aku menjadi suaramu. I LOVE YOU."Melihat bahasa isyarat tersebut,dan cincin pertunangannya,si cantik akhirnya tersenyum.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar